Fortasi 2014

inilah Wajah-wajah murid baru :D

Selamat dan Sukses Atas Diwisudanya kelas XII Angkatan 2015

Selamat Jalan kakak-kakak tercinta semoga bisa bermanffat di luar sana ^_^ .

buat para kader

jadi jika kawan-kawan tidak sanggup maka pulanglah !!.

Pengukuhan PR IPM SMK Muhammadiyah 01 Pringsewu

Alhamdulillah terpilihlah nahkoda baru PR IPM SMK Muhammadiyah 01 Pringsewu . Selamat Buat Syahid Nurkarim Atas terpilihnya sebagai ketua umum yang baru semoga amanah.

PIMPINAN RANTING IPM SMK MUTU Pringsewu

inilah wajah-wajah para pimpinan PR IPM SMK muhammadiyah 01 Pringsewu terpilih, semoga amanah.

Rabu, 20 Mei 2015

16 Bukti Muhammadiyah Tidak Anti Budaya Jawa


Banyak orang mengatakan bahwa muhammadiyah itu anti budaya lokal. melalui data data yang dikumpulkan oleh para tokoh sejarah muhammadiyah, dapat disimpulkan bahwa Muhammadiyah tidak anti budaya jawa. Berikut adalah bukti-bukti Muhammadiyah dengan indentitas kejawaannnya: 1. Muhammadiyah lahir di Kauman Yogjakarta, daerah yang berkarakteristik islam-jawa sangat kental. Para priyayi kesultanan urusan agama yang disebut Abdi Dalem Pamethaan kebanyakan adalah pimpinan Muhammadiyah. (Darban.2011) 2. Muhammadiyah di bangun dengan insprirasi dan kesadaran seorang Islam-Jawa tulen. Menurut G.B.P.H Joyokusumo sebutan untuk gelar KH. Ahmad Dahlan adalah " Raden Ngabehi (R. Ng) Ahmad Dahlan". Gelar khusus untuk keluarga kiai-priyayi. (Burhani 2010 dan Djarnawi. cetakan ke 2. 2010) 3. Pada abad 20. Bila NU adalah organisasi para santri maka Muhammadiyah adalah gerakan para priyayi muslim. (Clifford gerrtz 1960) 4. Pendiri dan pengurus Muhammadiyah awal adalah para priyayi kraton yogyakarta. seperti Raden Tjandana haji ahmat dan raden Sosrosugondo. (burhani. 2019) 5. Cara berpakaian para pemimpin muhammadiyah mendekati cara berpakaian budaya jawa dengan blangkon dan sarung jarit. (lihat GOOGLE foto2 pengurus muhammadiyah masa awal) 6. Pada muktamar di solo th 1929 di serukan untuk memakai pakaian tradisional cara negerinya/daerahnya masing masing yang tidak melanggar syara' masuk dalam salah satu aturan bagi peserta muktamar. (keputusan resmi, Conggres Muhammadijah ke XVIII di Solo 1929) 7. Bahasa jawa adalah bahasa resmi Muhammadiyah sebelum diganti oleh bahasa Indonesia. (Burhani. 2010) 8. Muhammadiyah adalah organisasi pertama di Indonesia yang memperkenalkan khutbah jumat dalam bahasa masyarakat setempat. (hefner dkk, 2008) 9. Menurut salah satu murid kiai Ahmad dahlan di kweekschool Jetis, Prof. Sugarda purakatwaja, Kiai Dahlan pernah mengizinkan murid muridnya untuk shalat dengan menggunakan bahasa jawa jika mereka benar-benar* tidak mengerti/bisa mengucapkan* bahasa Arab (*red). (burhani. 2010) 10. Muhammadiyah memiliki ikatan cukup erat dengan Boedi Oetomo, sebuah organisasi yang ingin membangun kembali budaya jawa. Seluruh pendiri Muhammadiyah merupakan anggota Boedi Oetomo. (burhani 2010) 11. Muhammadiyah tidak pernah menolak upacara grebek yang di selenggarakan Kraton Yogyakarta dengan meninggalkan/menolak sifat tahayulnya. (burhani . 2010). Biasanya Muhammadiyah sendiri juga melakukan grebek/perayaan agama islam dengan acara tabligh akbar. (Hefner, dkk 2008) 12. Sampai wafatnya kiai Dahlan tidak pernah melepaskan statusnya sebagai abdi dalem pamethakan. (Burhani.2010) 13. Muhammadiyah pada masa awal menggunakan penanggalan kalender saka dan hari pasaran jawa dalam aktifitas kesehariannya. Muhammadiyah baru merekomendasikan menggunakan kalender hijriyah pada waktu konggres ke 26 di Surabaya tahun 1926. (edisi 2, Hoofdcomite conggres Muhammadijah 1938) 14. Muhammadiyah menerbitkan terjemah Al Quran, 2 edisi bahasa jawa dan beraksara jawa. (Verslag Muhammadijah 1940) 15. Muhammadiyah juga berpartisipasi dalam Jong-Java dan konggresnya di Yogyakarta. (Burhani. 2010) 16. Saat ini banyak dalang-dalang wayang kulit yang juga aktif di Muhammadiyah. Hal tersebut bisa di lihat di Muhammadiyah Tulungagung, Muhammadiyah Ponorogo dan Muhammadiyah Jawa tengah. Pementasan wayang kulit juga sering di gelar di wilayah Muhammadiyah tersebut. Wayangan di laksanakan dengan meninggalkan unsur syirik. (hasil pengamatan pribadi) Akhirnya kita bisa mengatakan bahwa bagi muhammadiyah, Islam secara kultural di jawakan, dan Jawa secara sybstansi diislamkan. Jawa sebagai ISME DITOLAK, jawa sebagai BUDAYA DITERIMA. (Burhani. 2010) **pengumpul kepustakaan: Khabib M Ajiwidodo (anggota PDPM Kota Blitar)

Minggu, 17 Mei 2015

Normalisasi 1nf, 2nf, 3nf


BENTUK NORMAL PERTAMA (1NF) Berikut adalah contoh data-data yang belum ternormalisasi: Pada data tabel di atas, contoh data belum ternormalisasi sehingga dapat diubah ke dalam bentuk 1NF dengan cara membuat setiap baris berisi kolom dengan jumlah yang sama dan setiap kolom hanya mengandung satu nilai. BENTUK NORMALISASI KEDUA (2NF) Berikut ini adalah contoh data pada tabel mahasiswa yang belum memenuhi bentuk 1NF. Bentuk 1NF-nya: Bentuk 2NF-nya didapat dengan teknik berikut ini: Pada bentuk 1NF-nya, terlihat bahwa kolom NIM merupakan PrimaryKey. NIM -> Nama, Dosen Wali. Artinya adalah bahwa atribut Nama dan Dosen Wali bergantung pada NIM. Tetapi NIM <> Kode MataKuliah. Artinya adalah bahwa atribut Kode_MataKuliah tidak tergantung pada NIM. Sehingga, bentuk 2NF-nya terbagi atas 2 table: Table1 Table2 BENTUK NORMALISASI KETIGA (3NF) Berikut ini adalah contoh tabel Mahasiswa yang sudah dalam bentuk 1NF: Bentuk 2NF-nya: Table1 Table2 Table3 Namun, di Table1, atribut nonkey(Nilai dan Bobot) masih memiliki ketergantungan fungsional. Maka, untuk memenuhi bentuk 3NF, Table1 harus dipecah lagi menjadi:

Rekayasa perangkat Lunak (RPL)


Rekayasa perangkat lunak (RPL, atau dalam bahasa Inggris: Software Engineering atau SE) adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas. IEEE Computer Society mendefinisikan rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak.[1] rekayasa perangkat lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna mengembangkan, memelihara, dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip reakayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisien dan efektif untuk pengguna. kriteria yang dapat digunakan sebagai acuan dalam merekayasa perangkat lunak: 1. dapat terus dirawat dan dipelihara(maintainability) 2. dapat mengikuti perkembangan teknologi(dependability) 3. dapat mengikuti keinginan pengguna(robust) 4. efektif dan efisien dalam menggunakan energi dan penggunaannya 5. dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan(usability)
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia, Minggu (17/5/15) pagi menggelar aksi damai mengajak masyarakat memberikan surat terbuka untuk Presiden. Aksi yang dihadiri sekitar 20 orang pengurus BEM UI ini membentangkan spanduk yang bertuliskan 'Surat Terbuka Untuk Presiden'. Andi Aulia selaku Ketua BEM Ui berujar akan membawa spanduk yang sudah ditandatangani masyarakat di Bundaran HI kepada Presiden tanggal 21 Mei esok di Istana Negara. "Kami akan sekaligus membawa tuntutan kepada Presiden tentang isu-isu kerakyatan yaitu harga bahan pokok dan kedaulatan energi. Karena hal itu akan menjadi isu prioritas." kata Andi. Andi juga menambahkan bahwa Senin malam (18/5/15), Presiden sudah konfirmasi akan mengajak perwakilan BEM-SI untuk berdialog masalah ini. "Kami sudah diundang oleh Presiden di Istana besok malam." tegasnya.